Apakah dengan banyaknya jenis bumbu akan membuat masakan enak? Nggak selalu. Kata orang bumbu yang paling enak adalah selera. Selera erat hubunganya dengan situasi perut dan situasi lingkungan di sekitar kita.
Saya masih ingat waktu kami masih kecil, kalau kami sekeluarga bepergian dan makan di perjalanan, biasanya ayah akan mencari tempat yang aman agak jauh dari jalan, biasanya di pinggir sawah, ada gemericik air (sawah), biasanya ayah akan mencari air yang bening, dan di bawah pohon rindang sehingga panas yang terik tidak "menyiksa" kami sekeluarga. Ibu akan menggelar tikar di samping mobil yang oleh ayah dijadikan "pembatas" antara kami dan jalan raya. Lalu dibongkarlah bekal makanan kami.
Bekal kami biasanya sardin goreng balado, kentang - teri goreng balado, telor pedas, dan tumis sayur. Nasi dibungkus dengan menggunakan daun pisang yang dipanasi untuk mencairkan lilin daun dan makannya dengan mengalasinya dengan piring seng bergambar ikan besar atau bunga ros dengan latar belakang gambarnya kesan berwarna biru dan hijau muda atau langsung menungkanya di dalam piring.
Saya mungkin belum bisa "menghargai" masakan yang disiapkan ibu tetapi dengan melihat cara ayah makan, sudah bisa dipastikan bahwa ayah
Praktek semacam itu kini saya terapkan. Setiap bepergian dengan keluarga, maka tidak pernah ketinggalan sadin balado atau sambel terasi pasti menemani perjalanan kami.